"Informasinya begitu, ditangani Polres Kebumen," katanya, Rabu (5/10)
Dari informasi yang diperoleh Nyariman tewas gantung diri di ruang
kerjanya yang dalam kondisi terkunci dari dalam. Kejadian itu diduga
bermula ketika Nyariman menjanjikan anak salah seorang anak buahnya
untuk dibantu masuk ke Sekolah Calon Bintara.
Untuk bisa masuk, Nyariman diduga meminta uang pelicin sebesar Rp 250
juta. Namun, anak yang dibantunya tersebut gagal masuk Secaba dan uang
sebesar Rp 250 juta dikembalikan. Permasalahan itu sendiri sudah
dimusyawarahkan dengan unsur pimpinan Polres Kebumen.
0 Response to "Kapolsek Tewas Gantung Diri di Ruang Kerja Di Duga Gagal Bantu Masuk Secaba Pakai Uang Pelicin"
Posting Komentar